GEREJA SEBAGAI KELUARGA ROHANI

Teologi The Beloved Henri J.M. Nouwen sebagai Jawaban Katekisasi atas Fenomena Parentless pada Remaja Kristen

Authors

  • Daniel S. Simanjuntak stt-hkbp.ac.id

DOI:

https://doi.org/10.62926/jid.v1i1.16

Keywords:

Henri Nouwen, Katekisasi, Parentless, Pengajaran Iman, Teologi the Beloved

Abstract

Remaja yang mengalami pengajaran iman “parentless” menunjukkan capaian sosial-emosional dan religius yang secara terukur lebih buruk, sementara program katekisasi pada umumnya belum siap menjawab masalah ini secara teologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research), mempertanyakan bagaimana katekisasi dapat diarahkan ulang untuk merespons fenomena parentless pada remaja Kristen. Distrukturkan melalui empat tugas teologi praktika Richard Osmer dan kebapaan rohani Henri J.M. Nouwen sebagai kerangka normatif-pragmatisnya. Analisis menunjukkan bahwa parentless tidak dapat direduksi menjadi persoalan struktur keluarga semata. Absennya pendampingan rohani yang konsisten baik dari orang tua maupun gereja, berujung pada kemunduran iman atau ketergantungan kompensatoris pada jemaat sebagai pengganti keluarga rohani. Teologi Yang Terkasih (belovedness) Nouwen memaknai ulang tugas jemaat sebagai tidak sebatas mengajar katekumen. Mereka dipandang sebagai anak-anak terkasih Allah melalui kehadiran yang personal, berkelanjutan, dan konkret guna mengatasi luka ketiadaan (absence). Penelitian ini menyimpulkan bahwa katekisasi yang berorientasi pada teologi the Beloved, dipadukan dengan pendampingan katekese rumah tangga, menawarkan jawaban yang efektif dan berlandaskan teologis atas fenomena parentless dalam pengajaran iman Kristen.

Downloads

Published

22-10-2026